Nyeri punggung dapat mengganggu tidur, pekerjaan, hingga aktivitas sederhana seperti membungkuk. Ketika keluhan terus berulang, akupunktur sering dilirik sebagai pilihan selain obat. Namun, apakah terapi jarum ini benar-benar efektif menurut sains, atau manfaatnya terutama berasal dari harapan dan pengalaman selama terapi?
Jawaban singkatnya: akupunktur dapat membantu sebagian orang, terutama dengan nyeri punggung bawah kronis, tetapi manfaat rata-ratanya cenderung terbatas. Hasilnya juga bergantung pada terapi pembanding. Bukti menunjukkan manfaat yang lebih jelas dibandingkan tanpa terapi daripada dibandingkan akupunktur semu.
Apa Itu Akupunktur dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Akupunktur dilakukan dengan memasukkan jarum tipis ke titik tertentu pada tubuh. Dalam penjelasan biomedis, rangsangan jarum diperkirakan memengaruhi saraf, pemrosesan nyeri di otak dan sumsum tulang belakang, serta pelepasan zat pengatur nyeri, termasuk opioid alami tubuh. Sebagian teknik menggunakan tambahan rangsangan listrik ringan, yang disebut elektroakupunktur.
Namun, mekanisme yang masuk akal tidak otomatis membuktikan bahwa suatu terapi memberikan manfaat klinis yang besar. Berkurangnya nyeri juga dapat dipengaruhi oleh relaksasi, interaksi dengan terapis, harapan pasien, dan naik-turunnya gejala secara alami. Karena itu, efektivitas perlu dinilai melalui penelitian terkontrol, bukan hanya pengalaman pribadi.
Apa Kata Penelitian Ilmiah?
Bukti terutama berlaku untuk nyeri punggung bawah kronis
Banyak penelitian menilai nyeri punggung bawah kronis nonspesifik, yaitu keluhan yang berlangsung setidaknya tiga bulan tanpa penyebab spesifik yang teridentifikasi, seperti infeksi, patah tulang, atau kanker. Temuan ini tidak boleh langsung digeneralisasi ke semua nyeri punggung, termasuk nyeri akibat penekanan saraf tertentu.
Tinjauan Cochrane tahun 2020, berjudul Acupuncture for chronic nonspecific low back pain, mencakup 33 penelitian dengan 8.270 peserta. Kesimpulannya bernuansa: dibandingkan akupunktur semu, akupunktur mungkin mengurangi nyeri segera setelah terapi, tetapi selisih rata-ratanya tidak mencapai tingkat yang dianggap penting secara klinis.
Terapi pembanding menentukan cara membaca hasil
- Dibandingkan tanpa terapi: manfaat terhadap nyeri dan fungsi tampak lebih jelas dalam jangka pendek.
- Dibandingkan perawatan biasa: terdapat kemungkinan manfaat, terutama pada fungsi, tetapi perbedaan nyerinya tidak selalu cukup besar untuk terasa berarti.
- Dibandingkan akupunktur semu: selisih manfaat umumnya lebih kecil, sehingga efek khusus penusukan sulit dipisahkan dari pengaruh keseluruhan pengalaman terapi.
Akupunktur semu dapat berupa penusukan di lokasi berbeda atau penggunaan jarum yang tidak benar-benar menembus kulit. Pembanding ini pun tidak sempurna karena sentuhan dan rangsangan dangkal mungkin tetap memiliki efek fisiologis. Selain itu, praktisi biasanya mengetahui terapi yang diberikan, sehingga pembutaan penelitian sulit dilakukan secara penuh.
Intinya, perubahan yang terukur secara statistik belum tentu cukup besar untuk membuat seseorang lebih mudah bekerja atau tidur. Kepastian bukti juga bervariasi karena perbedaan teknik, jumlah sesi, dan mutu penelitian. Manfaat jangka panjang lebih tidak pasti daripada manfaat segera setelah rangkaian terapi.
Mengapa Pedoman Medis Berbeda Pendapat?
American College of Physicians dalam pedoman tahun 2017 memasukkan akupunktur sebagai salah satu pilihan nonobat untuk nyeri punggung bawah kronis. Pedoman WHO tahun 2023 juga menyatakan bahwa terapi penusukan, termasuk akupunktur, dapat ditawarkan sebagai bagian dari perawatan nyeri punggung bawah primer kronis, dengan rekomendasi bersyarat dan kepastian bukti rendah.
Sebaliknya, pedoman NICE NG59 di Inggris menyarankan agar akupunktur tidak ditawarkan untuk nyeri punggung bawah dengan atau tanpa skiatika. Perbedaan ini mencerminkan cara menimbang kualitas bukti, besarnya manfaat, biaya, dan relevansi pembanding. Jadi, tidak tepat menyebut akupunktur sebagai terapi yang pasti berhasil ataupun sama sekali tidak berguna.
Kapan Akupunktur Layak Dipertimbangkan?
Akupunktur dapat dipertimbangkan sebagai terapi tambahan apabila nyeri menetap, penyebab berbahaya sudah disingkirkan, dan Anda memahami bahwa hasilnya tidak terjamin. Pilihan sebaiknya mempertimbangkan preferensi, biaya, akses, serta respons terhadap penanganan sebelumnya.
Terapi ini bukan cara yang terbukti memperbaiki bantalan tulang belakang atau menghilangkan semua penyebab nyeri. Penanganan utama tetap perlu mencakup edukasi, aktivitas yang disesuaikan, latihan bertahap, serta fisioterapi atau dukungan psikologis bila diperlukan. Obat dapat dipertimbangkan bersama tenaga kesehatan sesuai kondisi.
Sebelum memulai, sepakati sasaran yang konkret: misalnya dapat berjalan lebih lama, tidur lebih baik, atau kembali menjalankan tugas sehari-hari. Evaluasi setelah rangkaian awal yang disepakati. Bila tidak ada perbaikan bermakna, tinjau kembali rencana perawatan, bukan otomatis menambah sesi tanpa batas.
Risiko dan Cara Menjalani Terapi dengan Aman
Efek samping yang lebih sering terjadi adalah nyeri sementara di lokasi tusukan, memar, perdarahan ringan, atau rasa pusing. Komplikasi serius jarang, tetapi dapat mencakup infeksi dan cedera organ, termasuk pneumotoraks jika jarum mengenai paru-paru.
- Pilih tenaga kesehatan berizin yang memiliki kompetensi akupunktur.
- Pastikan jarum steril sekali pakai dan prosedur kebersihan diterapkan.
- Sampaikan jika Anda hamil, memiliki gangguan pembekuan darah, mengonsumsi pengencer darah, atau mengalami infeksi kulit.
- Beri tahu praktisi jika memiliki alat elektronik implan, seperti alat pacu jantung, terutama sebelum elektroakupunktur.
- Jangan menghentikan obat yang diresepkan tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Kapan Harus Segera Mencari Pertolongan?
Jangan menunda pemeriksaan demi mencoba akupunktur jika nyeri disertai kelemahan kaki yang memburuk, mati rasa di sekitar selangkangan, sulit berkemih, atau kehilangan kontrol berkemih maupun buang air besar. Gejala tersebut memerlukan penilaian segera. Nyeri setelah trauma berat, disertai demam, penurunan berat badan tanpa sebab, atau riwayat kanker juga perlu segera dievaluasi.
Kesimpulan: Pilihan Tambahan, Bukan Solusi Tunggal
Menurut bukti ilmiah, akupunktur berpotensi membantu nyeri punggung bawah kronis pada sebagian orang. Namun, keunggulannya dibandingkan akupunktur semu relatif kecil, dan manfaat jangka panjang belum pasti. Pendekatan paling masuk akal adalah menjadikannya pilihan tambahan yang dievaluasi secara berkala, bukan pengganti pemeriksaan medis, latihan, dan pemulihan aktivitas.