Apa Itu Search Intent Keyword ?

Berbicara tentang penulisan artikel, masih banyak blogger yang hanya memahami tentang keyword, namun belum memahami bagian yg tidak kalah penting yang disebut search intent keyword.

Padahal, search intent adalah faktor yang dapat mempengaruhi reputasi halaman artikel di mata google. Meskipun artikel Anda telah menggunakan keyword dengan baik di dalamnya, namun jika search intent nya tidak on point, dapat dipastikan artikel Anda akan berakhir dengan mendapatkan peringkat yang tidak optimal di SERP google.

Pertanyaan utamanya : apa sebenarnya search intent ini dan bagaimana cara untuk membuat suatu artikel memiliki search yang tepat ?

Pada ulasan kali ini, saya akan menjelaskan lebih banyak mengenai hal ini kepada Anda. tertarik untuk mengetahuinya ? Langsung saja, berikut ulasan selengkapnya yang telah saya siapkan khusus untuk Anda.

Search Intent Keyword Adalah . . .

Mari mulai pembahasan dari definisi Search Intent terlebih dahulu.

Jika dijelaskan secara sederhana, search intent sebuah keyword adalah jenis informasi yang ingin ditemukan oleh pengguna internet melalui pencarian menggunakan suatu keyword. Sebagai contoh kecil :

Misalnya terdapat dua jenis keyword yakni “spare part motor” dan “beli spare part motor”. Kedua keyword tersebut mungkin terlihat mirip, namun sebenarnya memiliki peruntukan yang berbeda.

Pengguna internet yang menggunakan keyword “spare part motor” di pencarian Google kemungkinan besar menginginkan informasi teori atau mekanisme dari spare part motor. Namun untuk keyword ”beli spare part motor”, dapat dilihat jelas bahwa pengguna keyword ini mencari informasi tempat membeli spare part motor.

Jenis informasi yang dicari oleh pengguna internet ketika menggunakan suatu keyword inilah yang disebut dengan search intent.

Mengapa Search Intent Keyword Penting ?

Lanjut ke pembahasan selanjutnya, banyak dari Anda mungkin mempertanyakan mengapa search intent menjadi isu yang penting. Jawabannya sederhana, dikarenakan hal ini dapat mempengaruhi ranking artikel Anda di halaman SERP Google.

Ketika Anda menggunakan keyword tertentu namun menyajikan informasi yang tidak relevan dengan intent keyword tersebut maka terdapat potensi sangat tinggi bahwa Google akan menampilkan halaman artikel Anda di halaman belakang di SERP.

Mari ambil contoh sederhana. Misalnya, Anda menggunakan “beli motor jakarta” dalam artikel. Namun pada pembahasannya, artikel Anda membahas mengenai tips bagaimana cara membeli motor murah.

Padahal dalam hal ini, telah sangat jelas bahwa search intent dari keyword “beli motor jakarta” tersebut adalah mengenai informasi tempat jual motor murah. Ke-tidak-relevan-an antara search intent dengan informasi yang disajikan akan membuat artikel diatas akan sulit mendapatkan peringkat di halaman pertama SERP.

Jenis-Jenis Search Intent Keyword

Di bidang pekerjaan & topik belajar seputar SEO, search intent dari sebuah keyword diketahui memiliki beberapa jenis berbeda. Adapun beberapa jenis dari search intent tersebut adalah sebagai berikut :

Informational

Jenis search intent yang pertama adalah informational. Jenis search intent ini adalah search intent yang ditujukan untuk mencari jawaban dari suatu pertanyaan.

Misalnya pada keyword “apa itu backlink”. Dapat dipastikan pengguna internet yang melakukan penelusuran dengan keyword tersebut ingin mencari definisi dari backlink dan penjelasannya.

Navigational

Apakah Anda pernah ingin mengunjungi suatu situs website, namun dikarenakan lupa dengan domain lengkap dari website tersebut, lalu anda menuliskan nama brand website tersebut di pencarian Google ?

Jika pernah melakukannya, maka jenis kata kunci yang Anda cari ini termasuk ke dalam kategori search intent tipe navigational.

Transactional

Jenis search intent selanjutnya dikenal dengan kategori transactional.

Jenis search intent ini umumnya lebih diperuntukan untuk kegiatan jual beli. Adapun contohnya adalah keyword seperti “beli sepatu jogja”, “beli kemeja murah” dan lainnya.

Contoh transactional keyword

Commercial Investigation

Commercial Investigation dapat dikatakan mirip dengan search intent jenis transactional, dimana tujuannya adalah untuk kegiatan jual beli. Namun perbedaannya jenis search intent ini, pengguna internet lebih cenderung mencari ulasan atau review mengenai produk yang akan mereka beli.

Misalnya, jika Anda ingin membeli sebuah model Smartphone. Kemungkinan besar Anda akan berusaha mencari informasi atau review terkait dengan model Smartphone yang Anda inginkan.

Contoh diatas termasuk ke dalam search intent berjenis Commercial Investigation. Umumnya keyword yang memiliki search intent ini memiliki kata review, ulasan atau spec di dalamnya. Sebagai contoh :

“Review Laptop Asus”, “spec Laptop Asus” dan lainnya.

Cara Membuat Konten Sesuai Search Intent

Melansir ulasan dari garuda website, bahwa terdapat 2 langkah yang dapat Anda gunakan untuk dapat memproduksi konten artikel dengan search intent yang sesuai dengan kebutuhan audiens Anda. Adapun kedua cara yang maksud tersebut adalah sebagai berikut :

Memeriksa Search Intent Keyword Yang Digunakan

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pengecekan search intent dari keyword yang Anda gunakan. Bagian ini adalah salah satu yang biasanya tidak diketahui oleh para penulis artikel dan blogger saat ini.

Untuk melakukan pengecekan ini Anda dapat melakukannya dengan memanfaatkan penelusuran Google. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu melakukan penelusuran menggunakan keyword yang Anda ingin gunakan dalam artikel. Selanjutnya, cek hasil SERP yang ditampilkan untuk penggunaan keyword tersebut.

Halaman konten yang berada di halaman pertama SERP untuk keyword yang Anda telusuri adalah halaman konten yang memuat informasi yang paling relevan dengan search intent dari keyword yang anda ketikkan.

Misalnya, jika Anda menggunakan keyword “sepatu murah berkualitas”, Anda akan menemukan halaman konten yang berada di halaman pertama SERP untuk keyword tersebut adalah berupa review atau rekomendasi brand sepatu murah dengan kualitas baik.

Menyajikan Informasi Sesuai Search Intent Keyword

Setelah menemukan search intent dari keyword yang Anda gunakan dalam artikel, tahapan selanjutnya yang dapat dilakukan adalah memproduksi artikel sesuai dengan search intent tersebut.

Buatlah artikel yang memberikan pembahasan sesuai dengan search intent dari keyword yang Anda targetkan.

Kembali mengambil contoh sebelumnya untuk keyword “sepatu murah berkualitas”, jika Anda menemukan bahwa halaman konten di halaman pertama SERP menyajikan informasi berupa rekomendasi, maka Anda sebaiknya menyajikan informasi dengan tipe serupa.

Namun dalam hal ini, saya menyarankan agar Anda tidak hanya menulis artikel dengan isi yang sama dengan artikel kompetitor. Sajikan informasi yang berbeda dan lebih lengkap di dalam artikel Anda.

Perbaiki Search Intent Artikel Lama Anda

Sebagai bagian terakhir dari artikel ini, saya juga akan memberikan sedikit saran tambahan terkait dengan search intent ini.

Jika Anda sekiranya memiliki sejumlah artikel di website atau blog yang menyajikan informasi yang tidak sesuai dengan search intent sebenarnya dari keyword yang digunakan, maka sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk memperbaikinya.

Dengan search intent yang tepat dan pola internal link yang baik, maka hal ini dapat membantu meningkatkan peringkat halaman artikel-artikel lama Anda di SERP dan juga mendatangkan traffic kunjungan baru.

Itulah sedikit ulasan mengenai search intent keyword. Semoga ulasan ini dapat membantu optimasi halaman artikel Anda agar optimal di SERP Google. Sampai jumpa di artikel lainnya tentang SEO.

Anda Mau Berdiskusi ?

Tanyakan secara jelas ya agar saya bisa paham. JANGAN pakai emoticon, nanti masuk spam.