Cara Membuat Blog di WordPress

Pertanyaan umum terkait bagaimana cara membuat blog yang bisa mendapatkan banyak pengunjung cukup sering dilontarkan pemula kepada para Webmaster.

Ngga sedikit pula yang akhirnya mengambil jalan pintas, dengan cara membayar cukup mahal kepada orang lain untuk bisa membuatkan blog dan di optimasi agar bisa segera mendapat traffic.

Padahal, kalau Anda mau sedikit rajin membaca dan konsisten praktek, Anda juga bisa kok membuat blog keren dan berpotensi mendatangkan banyak pengunjung. Mau tau caranya ?

Cara Membuat Blog di WordPress

Ada banyak sekali artikel panduan membuat blog di Google yang bisa Anda temukan, dan ada berbagai strategi yang diterapkan di dalamnya. Ada yang fokus pada artikel-artikel berkualitas saja. Namun ngga sedikit juga yang berkiblat pada kuantitas.

Pada artikel yang ( cukup ) panjang ini, saya hanya mengajarkan kepada Anda cara pembuatan blog di WordPress berdasarkan apa yang saya sudah lakukan dan hasilkan selama ini.

Saya menganut “aliran” manual dan mengutamakan kualitas. Tidak peduli seberapa banyak jumlah artikelnya, yang saya perhatikan adalah kualitas artikelnya.

Di bawah ini adalah 6 langkah sederhana yang bisa Anda ikuti dalam proses pembuatan blog beserta tips optimasinya. Anda bisa mempraktekkannya secara bertahap dan konsisten untuk bisa mendapatkan hasil maksimal.

1. Menentukan Topik Blog

Sebelum bica lebih jauh dalam proses cara membuat blog, langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah menentukan topik blog yang akan di bahas.

Keuntungan jika menentukan topik blog di awal, Anda lebih mudah memikirkan artikel apa saja yang akan ditulis. Saya sarankan Anda memilih topik yang memang Anda kuasai.

Lebih bagus lagi kalau niche tersebut sejalan dengan passion / hobi Anda. Karena Anda akan lebih nyaman dan feel free saat membangun blog nanti. Ingat, membuat blog itu relatif mudah, tapi butuh konsistensi.

Beberapa cara yang bisa dilakukan dalam menentukan niche blog :

  • Melihat kategori produk di Marketplace.
  • Blogwalking terhadap situs-situs besar.
  • Brainstorming ide dari diri sendiri.

Saran saya, pilih niche yang spesifik, karena akan memudahkan Anda untuk menentukan hal-hal yang akan di bahas. Blog dengan jenis ini biasa disebut micro niche blog.

Selain itu, dari topik yang sempit bisa lebih mudah diperluas nantinya jika Anda mau. Dengan catatan, topik awal yang digarap sudah mencapai target yang diinginkan, misalnya sudah banyak artikel yang masuk halaman pertama.

2. Memilih Platform Blogging

Setelah menentukan topik utama yang akan di bahas, kini saatnya memilih “mesin” blog Anda. Ada banyak sekali platform blogging di dunia ini, namun yang terpopuler adalah WordPress ( menguasai lebih dari setengah pasar pengguna web ).

Jadi sudah otomatis saya sarankan Anda memilih WordPress sebagai platform blog Anda. Yang saya maksud adalah WordPress.org ya bukan WordPress.com.

Di artikel yang lain saya sudah membahas lengkap mengenai perbedaan WordPress.org dan WordPress.com, serta keunggulan dan kelemahan Blogger VS WordPress sehingga saya lebih memilih WordPress.

3. Membeli Domain dan Hosting

Langkah ketiga yang harus Anda lakukan adalah sudah memiliki domain dan juga hosting. Saya menulisnya lengkap di artikel panduan membeli domain dan hosting.

Kalau belum memiliki keduanya, saya sarankan baca artikel tersebut dan praktekkan, baru lanjut membaca artikel ini. Kalau Anda sudah menyiapkan domain dan hosting, lanjutkan membaca.

4. Install WordPress di cPanel

Cara membuat blog selanjutnya adalah melakukan instalasi WordPress. Silahkan buka cPanel Anda. Akses URL, username dan password ada di email yang Anda terima saat membeli hosting.

Tampilan halaman login cPanel seperti gambar di bawah ini. cPanel adalah mengatur sistem terkait blog Anda. Ibarat laptop, cPanel sama dengan menu Control Panel.

Halaman login cPanel
Halaman login cPanel

Kalau Anda suka panduan berupa video, silahkan tonton tutorial dari WPBeginner di bawah ini. Kalau lebih suka panduan berbentuk teks, lanjutkan baca artikel ini, karena di bagian bawah saya juga memberikan tutorial pengaturan dasar dan optimasi.

 

Oke lanjut. Setelah login cPanel Anda akan masuk ke halaman dashboard. Di bagian paling atas ada kolom search, silahkan ketikkan “Softaculous” sampai muncul aplikasinya. Lalu Anda klik saja pada ikon aplikasi tersebut.

Anda akan dibawa ke halaman Softaculous seperti pada gambar di bawah ini. Klik pada pilihan WordPress ya, karena Anda akan melakukan instalasi CMS WordPress untuk blog Anda.

Halaman dashboard Softaculous
Dashboard Softaculous

Setelah klik ikon WordPress, cari tulisan “Install Now” dan klik untuk melakukan instalasi. Anda masuk ke halaman baru yang berisi beberapa field yang harus diisi. Pada gambar di bawah ini, pilih protocol http saja, lalu pilih domain sesuai yang sudah Anda beli sebelumnya.

Memilih nama domain yang akan di install
Kosongkan bagian In Directory

Di bagian In Directory biasanya ada tulisan “wp”, nah silahkan Anda hapus agar kosong. Kalau ngga dihapus, nanti semua URL artikel Anda akan menjadi : www.domainanda.com/wp/cara-membuat-blog.

Berlanjut ke field-field di bawahnya, isi site name dan description blog Anda. Jangan terlalu pusing mengisinya, karena nanti bisa diganti kok kalau kurang cocok.

Masukkan username & password untuk login ke dashboard blog nantinya. Masukkan juga email utama yang berguna untuk menerima semua pemberitahuan tentang blog Anda.

Mengisi username dan password untuk login
Mengisi username & password

Penting !! Jangan mengisi username dengan kata “admin” karena rentan dibobol para pencuri. Isi dengan kata lain yang terdiri dari kombinasi antara huruf dan angka.

Berlanjut ke langkah berikutnya, field lainnya biarkan saja apa adanya. Kalau sudah, klik tombol Install. Proses install WordPress hanya berjalan beberapa detik saja.

Proses akhir instalasi WordPress
Proses akhir cara membuat blog

Proses instalasi WordPress blog Anda sudah selesai. Langkah berikutnya silahkan login ke domainanda.com/wp-admin untuk masuk dashboard WordPress. Login menggunakan username & password yang sudah Anda buat saat proses instalasi tadi.

5. Pengaturan Dasar WordPress

Selesai mengikuti cara membuat blog diatas, saya akan memberikan beberapa tips tentang pengaturan dasar yang harus Anda lakukan pertama kali. Ada beberapa hal krusial yang harus segera Anda lakukan.

Dimulai dari menu post. Anda harus menghapus post default bawaan WordPress yang hanya berisi “Hello World”. Caranya masuk ke menu Post >> All Posts di sebelah kiri. Kemudian hapus post “Hello World”.

Selain post, WordPress juga memiliki sample page yang harus Anda hapus. Silahkan masuk ke menu Pages >> All Pages di sebelah kiri. Kemudian hapus “Sample Page”.

Kemudian beralih ke bagian Plugin. Ada dua plugin bawaan WordPress yakni Akismet ( untuk menangkal komentar spam ) dan juga Hello Dolly. Silahkan hapus kedua plugin tersebut.

Fungsi Akismet kan bagus, kok dihapus ?”.

Kalau menggunakan Akismet versi gratis mending dihapus aja. Kurang efektif. Di pembahasan berikutnya saya akan menunjukkan kepada Anda cara menangkal spam tanpa plugin.

Kemudian masuk ke bagian User Account >> Your Profile. Silahkan isi lengkap semua field di dalamnya dengan data Anda pribadi selaku pemilik utama dan penulis di blog tersebut.

Masuk ke bagian Settings >> General, isi datanya dengan lengkap. Ubah timezone sesuai daerah Anda, lalu pilih format tanggal & waktu yang Anda suka.

Berpindah ke Settings >> Reading, Ganti datanya sesuai dengan gambar di bawah ini. Nantinya di halaman utama blog Anda hanya ditampilkan 5 postingan terbaru saja. Sisanya di halaman kedua, dan seterusnya.

Pengaturan untuk tampilan homepage
Pengaturan homepage

Selanjutnya masuk ke menu Settings >> Discussion. Disini dibutuhkan beberapa pengaturan terkait komentar yang masuk ke blog Anda. Ubah pengaturan seperti pada gambar di bawah ini agar tidak terlalu banyak notifikasi yang masuk.

Saat blog Anda masih sepi pengunjung mungkin belum terasa. Namun di saat traffic sudah tinggi, saya yakin Anda akan mulai pusing dengan notifikasi yang tak henti berbunyi, hehe.

Pengaturan notifikasi komentar
Pengaturan komentar

Masih di bagian Discussion, silahkan atur tampilan foto akun Anda di bagian Default Avatar. Pilih saja Gravatar logo kalau belum pernah setup akun Gravatar. Dengan pilihan ini, setidaknya tampilannya ngga kosong banget saat akun Anda membalas di kolom komentar.

Pengaturan foto profil pengguna
Pengaturan Gravatar

Sekarang masuk ke menu Settings >> Media untuk mengatur ukuran gambar yang tampil di postingan Anda. Ubah ukuran large size menjadi seukuran lebar halaman postingan Anda.

Untuk tema blog 2 layout ( post & sidebar ) biasanya sih lebar kolom postingan di kisaran angka 650-700 px.

Kenapa hanya large size aja yang diubah ? Karena ukuran gambar yang tampil di halaman post adalah ukuran large size. Semakin besar selisih ukuran gambar dengan lebar layout blog, semakin lambat kecepatan blog Anda.

Misalkan, lebar layout blog Anda 650 px namun Anda menampilkan ukuran gambar large size dengan lebar 1.024 px maka akan mempengaruhi kecepatan membuka blog Anda.

Contohnya gambar-gambar yang ada di halaman ini, semua lebaranya adalah 650 px menyesuaikan lebar layout blog Ngetik.id. Coba aja Anda download gambarnya dan lihat di bagian Properties.

Pengaturan ukuran media
Pengaturan ukuran media

Masuk ke pengaturan terakhir, namun ngga kalah penting. Yaitu pengaturan permalink atau URL sebuah postingan. Yang terbaik untuk SEO dan enak di baca manusia adalah format Post Name.

Lihat gambar di bawah ini, bayangkan kalau format URL artikel Anda adalah Plain atau Numeric ? Tentunya sulit untuk di ketik, ngga disukai Google, dan memperbesar resiko kesalahan saat mengetiknya.

Pengaturan permalink
Pengaturan permalink

Itulah beberapa pengaturan dasar yang menurut saya perlu dilakukan setelah melakukan instalasi WordPress. Anda cukup sekali melakukannya, selebihnya tinggal fokus menulis artikel berkualitas.

Penutup

Di dalam perjalanan Anda belajar ngeblog, selain menulis artikel Anda juga harus melakukan beberapa optimasi blog. Tujuannya agar blog Anda bagus secara SEO, artikel-artikelnya bisa menembus halaman pertama Google, dan blog Anda bisa menghasilkan uang.

Beberapa optimasi yang saya maksud :

  • Memilih tema WordPress terbaik.
  • Memilih plugin penting untuk blog Anda.
  • Integrasikan blog dengan Google Analytics.
  • Mendaftarkan blog ke Google Webmaster.
  • Memasang kode pixel Facebook di blog.
  • Membuat artikel berkualitas.
  • Cara optimasi On Page SEO.
  • Cara optimasi Off Page SEO.
  • Strategi sosial media marketing.
  • Mempercepat loading blog Anda.
  • Cara mendapatkan uang dari blog.

Poin-poin diatas akan saya bahas di artikel terpisah ya. Dan SELAMAT !! Dengan mengikuti 5 cara membuat blog di WordPress, sekarang Anda sudah memiliki blog yang bisa di akses siapapun, dan sudah siap bersaing di halaman pertama Google.

Masih semangat ngeblog ?

Silahkan Berkomentar . . .