Daftar 13+ Plugin WP Terbaik

Plugin yang disediakan untuk WordPress ribuan jumlahnya. Dari sekian banyak plugin tersebut, saya akan berbagi informasi beberapa pilihan plugin WordPress terbaik yang harus di install ke dalam blog Anda.

Sebelum masuk ke daftar plugin yang saya maksud, saya akan menyinggung sedikit fungsinya. Sederhananya, plugin adalah script tambahan yang sudah dikemas sedemikian rupa untuk melakukan fungsi tertentu di blog Anda.

Kumpulan script tersebut dirancang agar bisa terintegrasi dengan baik terhadap CMS WordPress. Beberapa fungsi utama plugin antara lain :

  1. Memungkinkan pihak ketiga membuat kemampuan tambahan pada blog WordPress Anda.
  2. Mendukung fitur tertentu yang penting, namun belum terlihat oleh pengguna WordPress.

Sudah kebayang kan ? Inilah salah satu alasan kuat juga kenapa di awal saya menyuruh Anda melakukan instalasi blog di WordPress self-hosted, bukan di WordPress.com atau Blogspot.

WordPress self-hosted secara totalitas memberikan support terbaik dan termudah bagi para penggunanya, melalui para Developer handal yang membuat banyak sekali plugin dan tema.

Terbayang oleh Anda, apa jadinya Anda kalau disuruh membuat desain form kontak secara manual dengan kode-kode html ? Pasti udah pusing duluan, haha. Kalau ada plugin kan tinggal klik-klik saja.

Plugin WordPress Terbaik

Saya kurang tau persisnya ada berapa banyak plugin WordPress yang tersedia baik yang gratis dan berbayar. Yang jelas sangat banyak sekali, dan sebagian memiliki fungsi yang mirip.

Misalnya, Contact Form 7 dan Caldera Forms adalah dua plugin untuk membuat form. Atau ada plugin Yoast SEO dan All In One SEO yang fungsinya sama-sama membantu mengoptimasi On Page SEO blog Anda.

Kalau begitu, plugin mana saja yang terbaik ? Atau, bagaimana cara install plugin WordPress ? Itulah yang menjadi pertanyaan banyak orang yang baru memulai kegiatan ngeblog menggunakan WordPress.

Tidak semua plugin itu baik untuk blog Anda. Terlalu banyak memasang plugin juga bisa membuat kinerja blog Anda semakin lamban, yang akhirnya membuat pengunjung malah jadi kabur.

Pada tulisan ini saya akan membeberkan beberapa daftar plugin WordPress terbaik menurut sudut pandang pribadi saya. Daftar ini saya susun secara acak, berdasarkan yang pernah / masih saya pakai.

1. Autoptimize

Fitur optimasi HTML, CSS dan JS di Autoptimize
Optimasi HTML, CSS & JS

Layout halaman blog dibentuk dari banyak baris-baris kode HTML, CSS, dan Javascript. Semakin banyak jumlah barisnya, semakin lama waktu yang dibutuhkan blog untuk tampil sempurna ketika dibuka.

Hadirnya Autoptimize berperan untuk mempercepat load blog Anda ketika dibuka oleh pengunjung. Cara kerjanya adalah dengan menggabungkan beberapa script CSS dan Javascript.

Kumpulan script diatas akan dipanggil satu kali saja dengan sebuah kode yang dibuat satu baris ( inline ) dengan kode html blog Anda. Dengan begitu akan memaksimalkan loading blog Anda.

Plugin WordPress terbaik yang bertugas mengoptimasi HTML, CSS dan Javascript ini akan semakin maksimal kinerjanya ketika di duetkan dengan plugin web cache seperti W3 Total Cache atau WP Fastest Cache.

Baca : Cara setting Autoptimize versi terbaru.

2. Caldera Forms

Salah satu plugin form WordPress terbaik ini memiliki fungsi untuk membuat sebuah form yang bisa saya tempel di halaman manapun. Biasanya saya gunakan untuk form kontak atau form pendaftaran.

Kenapa memilih Caldera Forms ? Karena fiturnya yang lengkap, dan tampilannya yang keren. Berikut ini beberapa fitur yang ada di dalamnya :

  • Support autoreply email setelah user mengisi form.
  • Bisa di integrasikan dengan Google Spreadsheet.
  • Memiliki jenis & fungsi field yang sangat banyak.
  • Support redirect ke halaman tertentu setelah isi form.

Urusan form saya pasti serahkan ke plugin ini. Hampir semua kebutuhan saya yang berkaitan dengan form terpenuhi oleh plugin keren Caldera.

3. Really Simple SSL

Plugin ini fungsinya me-redirect blog Anda dari Http ke Https ( dengan catatan, hosting Anda sudah menyediakan SSL certificate di dalamnya ).

Daripada Anda harus setting beberapa kode di .htaccess secara manual saran saya lebih baik pakai plugin ini saja. Ngga perlu banyak setting di dalamnya, dan blog Anda sudah aman dengan jalur koneksi Https.

Alternatif lainnya, kalau Anda menggunakan Cloudflare, Anda cukup memakai SSL dari Cloudflare. Jadi ngga perlu pakai plugin ini.

4. Smush Image Compression

Menurut saya, hampir tidak ada blog yang tidak memiliki gambar sama sekali. Karena gambar adalah salah satu media terbaik yang memiliki kemampuan menarik perhatian pembaca.

Dengan Smush Anda bisa membatasi ukuran gambar yang di upload agar menyesuaikan ukuran large image blog Anda. Sehingga setiap gambar yang Anda upload otomatis di kompres dan di resize.

Plugin WordPress terbaik : Fitur plugin Smush
Fitur resize image

Jangan khawatir dengan kualitas gambarnya, karena cenderung tidak terlihat penurunan kok. Dengan ukuran gambar yang disesuaikan, akan berimbas pada meningkatnya kecepatan loading blog Anda.

5. UpdraftPlus Backup

Pernah mengalami blog yang berisi banyak artikel tiba-tiba semua isinya hilang karena beberapa sebab seperti hosting error, atau terkena malware ? Kebetulan saya pernah mengalaminya.

Dan parahnya, saya ngga punya backup isi blog saya. Jadinya ya mau ngga mau mengulang dari awal lagi. Parah pokoknya deh.

Sejak saat itu saya memasang plugin UpdraftPlus di semua blog. Salah satu kelebihan plugin backup WordPress terbaik ini adalah penjadwalan otomatis dan bisa di sinkronisasi dengan Google Drive ataupun Dropbox.

6. WP Optimize

Semua konten yang ditampilkan di blog Anda berasal dari data-data yang “dipanggil” dari database. Jumlahnya bisa puluhan, ratusan, bahkan hingga ribuan banyaknya, tergantung jumlah artikelnya.

Semakin lama data menumpuk di database, ada yang terpakai, ada yang tidak terpakai, dan terus menumpuk seperti sampah. Contohnya saat Anda menulis artikel, WordPress menjalankan autosave setiap 10 menit sekali.

File autosave itu akan terus menumpuk di database.

Untuk itulah saya sarankan Anda untuk menggunakan plugin WP Optimize. Plugin WordPress keren ini akan membantu mengoptimasi database blog Anda hanya dengan sekali klik saja !

Plugin WordPress terbaik : Fitur optimasi di plugin WP Optimize
Optimasi sekali klik

Bahkan ada fitur scheduling yang membuat WP Optimize bisa berjalan otomatis secara berkala. Daripada Anda pusing-pusing memilah data apa saja yang sudah tidak terpakai di database, serahkan saja pada plugin ini.

7. Sassy Social Share

Dalam proses optimasi SEO peranan media sosial memiliki pengaruh yang cukup signifikan. Untuk itu diperlukan sebuah plugin yang menampilkan tombol share ke media sosial populer seperti Facebook, LinkedIn dan Twitter.

Semakin bagus artikel yang Anda tulis, dan semakin mudah para pengunjung membagikan artikel Anda, maka artikel tersebut akan viral dengan sendirinya. Dan Google membacanya sebagai social signal yang positif.

Selain fungsinya yang penting, tampilannya juga cukup keren dengan pilihan posisi di paragraf pertama atau paragraf terakhir konten Anda, hingga floating ( melayang ) di samping konten Anda.

Alternatifnya, kalau Anda suka ngoprek, Anda bisa meminimalisir penggunaan plugin, dengan membuat tombol social share tanpa plugin.

8. Quick Adsense

Salah satu metode menghasilkan uang dari blog adalah menjadi publisher iklan Google Adsense. Anda akan dibayar setiap kali iklan di klik oleh pengunjung, atau setiap kali iklan Anda sudah tayang sebanyak 1.000 kali.

Iklan Adsense berupa serangkaian kode Javascript yang bisa diletakkan di bagian manapun di blog, yang menurut Anda strategis. Quick Adsense akan membantu Anda melakukannya.

Anda ngga perlu lagi mengedit kode html tema hanya untuk menyelipkan script Adsense. Anda cukup meletakkan di kolom Quick Adsense, dan memilih untuk ditampikan di paragraf ke berapa dalam konten artikel Anda.

9. Easy Table of Content

Plugin ini membantu saya membuat daftar isi otomatis di dalam artikel berdasarkan sub judul yang saya tuliskan ( tag H1, H2, H3 dan H4 ). Dengan begitu pembaca akan lebih mudah melihat keseluruhan isi artikel.

10. Lazy Load Image

Biasanya artikel-artikel berjenis tutorial seringkali memuat gambar yang cukup banyak. Gambar-gambar tersebut memang sudah di optimalisasi dengan plugin Smush. Tapi itu saja belum cukup.

Dengan adanya plugin Lazy Load maka semua gambar akan di load belakangan setelah isi artikel tampil penuh. Gambar akan ditampilkan satu per satu seiring pembaca scrolling layar gadget mereka.

Keuntungannya loading blog akan lebih cepat, karena di awal hanya memuat tulisan saja. Baru kemudian gambar-gambar muncul satu. Kalau pembaca ngga scrolling, maka gambar-gambar di bawah ngga akan muncul.

Toh percuma juga dimunculkan, yang ada menambah waktu loading blog. Kan pembaca belum membaca sampai bawah. Bener ngga ?

Plugin Lazy load populer ada A3 Lazy load, atau Anda bisa menggunakan fitur Lazy load image bawaan WP Rocket, Autoptimize atau Smush.

11. Subscribe to Comment Reloaded

Salah satu masalah fitur komentar WordPress adalah tidak ada notifikasi kepada user ketika komentar mereka di balas. Jadi mereka ngga tau apa jawaban Anda, kecuali mereka memang sengaja mampir lagi ke blog Anda.

Dengan adanya plugin ini maka Anda bisa memberikan notifikasi ke email pembaca ( dengan isi email yang bisa di kustomisasi ). Keuntungannya adalah tingkat interaksi pembaca bisa lebih tinggi.

Di blog Aliefirfany.com sudah saya buktikan efektivitas plugin ini. Saya banyak berdiskusi dengan pembaca melalui kolom komentar. Tidak ada kendala saat saya dan user saling membalas komentar.

Efek penggunaan notifikasi komentar
Artikel sedikit namun komentar aktif

12. WP Post Rating

Plugin ini membantu Anda dalam banyak hal. Anda bisa tau parameter kualitas tulisan-tulisan Anda berdasarkan vote yang diberikan setiap pengunjung yang membaca.

Memang ngga 100% valid sih, kadang aja aja pengunjung alay yang asal mengisi vote & feedback nya. Tapi secara keseluruhan saya cukup puas dan terbantu dengan plugin ini.

Indikator review di setiap artikel
Beberapa artikel yang sudah di review

Selain itu, fitur post rating juga akan mempercantik tampilan artikel Anda di mesin pencari Google. Efeknya tentu saja pada berpotensi menaikkan peluang artikel Anda di klik oleh user yang mencari.

Tampilan review artikel di mesin pencari
Tampilan di SERP

13. Yoast SEO

Dan, inilah plugin WordPress terbaik yang menurut saya memiliki peranan paling penting untuk performa SEO blog Anda di mata Google. Yoast akan membantu blog Anda tampil optimal di mesin pencari.

Yoast berfokus pada optimasi On Page SEO seperti meta title & description blog Anda, optimasi tag & kategori, title dan alt tag pada gambar yang Anda upload, breadcrumbs, dan banyak lagi lainnya.

Sengaja saya letakkan Yoast di urutan terakhir, karena saya akan membahasnya secara khusus di artikel berikutnya. Saya akan menyingkap cara setting Yoast SEO terbaik untuk blog Anda.

Hasilnya, beberapa kali saya mengantarkan artikel dengan keyword persaingan rendah-menengah ke halaman pertama, hanya bermodalkan optimasi On Page dibantu Yoast SEO.

Baca : Cara cepat setting Yoast SEO.

Penutup

Demikian beberapa daftar plugin WordPress terbaik versi saya, yang selalu saya gunakan di semua blog. Daftar diatas akan terus di update ketika saya menemukan plugin keren lainnya.

Kalau menurut Anda, plugin mana yang paling Anda andalkan, dan apa alasannya ? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar ya.

 

Anda Mau Berdiskusi ?

Tanyakan secara jelas agar saya bisa paham. JANGAN pakai emoticon, nanti masuk spam.

Diskusi Pembaca . . .

  1. LuckyWP Table of Contents Vs Easy Table of Content bagus mana ya mas?

    Reply
    • Kebetulan saya belum pernah pakai LuckyWP Table of Contents mas.

      Reply
  2. Assalamualaikum. Bismillah. Mas, mau tanya, untuk plugin, bagusnya plugin komentar Facebook atau plugin komentar email?

    Reply
    • Tergantung kebutuhan saja mas, dan karakter visitornya. Keduanya bagus

      Reply