UPDATED – Setting Yoast SEO

Setelah mengulas tentang beberapa plugin WordPress terbaik versi saya pribadi pada artikel sebelumnya, kali ini saya akan menuliskan secara khusus cara setting Yoast SEO untuk mengoptimasi On Page blog Anda.

Sengaja pembahasan ini saya buat jadi artikel tersendiri, karena peranan Yoast cukup vital untuk SEO blog Anda dalam mendulang traffic dari Google.

Seluruh panduan yang ada di dalam artikel ini mengacu pada plugin Yoast SEO versi gratis dan akan terus saya perbarui kalau ada update terbaru.

P.S : Update 3 September 2019 v12.0

Cara Setting Yoast SEO

Ada 7 menu utama dari Yoast SEO yakni General, Search Appearance, Search Console, Social, Tools, Premium dan Courses. Setiap menu memiliki sub-menu dan fungsinya masing-masing.

Melalui artikel ini saya akan menjelaskan secara detail panduan pengaturan Yoast SEO yang saya terapkan di seluruh blog yang saya kelola. Silahkan di simak & di praktekkan ya.

1. Langkah 1 : General

1.1. Dashboard

Dashboard notifikasi Yoast
Dashboard notifikasi

Masuk ke menu pertama yakni General, terdiri dari 3 sub-menu : Dashboard, Features, dan Webmaster tools. Pada gambar di atas adalah tampilan dashboard Yoast, yang berisi seluruh notifikasi.

Usahakan tidak ada satu pun pemberitahuan error di bagian ini setelah Anda melakukan beberapa pengaturan sesuai panduan artikel yang saya tulis. Silahkan lanjut ke sub-menu berikutnya.

1.2. Features

Pada sub-menu Features ada beberapa pengaturan On & Off yang bisa Anda terapkan, seperti pada gambar di bawah ini adalah pengaturan yang saya lakukan di semua blog saya.

Menu Yoast features
Yoast features

SEO analysis

Indikator analisa SEO terhadap keseluruhan isi dan struktur artikel Anda. Indikatornya terletak di bagian bawah setiap post & page yang Anda buat ( cek bagian post / page editor ).

Readability analysis

Memberikan indikator analisa keterbacaan dari artikel yang Anda tulis. Fitur ini lebih optimal digunakan untuk artikel berbahasa Inggris karena lebih ramah dengan kata-kata transisi dan Flesch Reading Ease. Jadi saya nonaktifkan saja.

Cornerstone content

Sebuah fitur untuk menandai artikel-artikel pilar / utama di blog Anda. Dengan begini, secara tidak langsung Anda “memberi sinyal” pada Google artikel mana saja yang dianggap penting.

Text link counter

Fitur untuk menghitung jumlah link di dalam artikel Anda. Berguna dalam membangun struktur internal link yang baik di dalam blog.

Yoast SEO features
Yoast features

XML Sitemaps

Fitur untuk membuat struktur peta situs, atau daftar URL post & page yang ada di dalam blog Anda. Fitur ini mempermudah Googlebot ( robot Google ) dalam merayapi situs Anda.

Ryte integration

Ryte adalah fitur dari pihak ketiga yang membantu memberikan sinyal bahwa blog Anda masih terindeks dengan baik di mesin pencari.

Admin bar menu

Berupa logo Yoast di deretan kiri atas dashboard WordPress blog Anda, yang juga berfungsi sebagai shortcut untuk beberapa fitur Yoast.

No advanced settings for authors

Fitur proteksi keamanan untuk menyembunyikan beberapa pengaturan penting Yoast dari dashboard penulis ( selain admin ) di blog Anda ( jika Anda memiliki tim dalam mengelola blog ).

Berdasarkan penjelasan masing-masing fitur di atas, saya memutuskan hanya menyalakan fitur yang saya butuhkan saja. Anda bisa mengikutinya.

Baca : Setting plugin Wordfence untuk keamanan.

1.3. Webmaster Tools

Yoast Webmaster tools
Webmaster tools

Masuk ke sub-menu terakhir pada bagian Yoast General, Anda akan menjumpai Webmaster tools. Seperti pada gambar di atas, fungsinya adalah memverifikasi blog Anda agar bisa terindeks di mesin pencari.

Seperti Anda tau, ada beberapa platform mesin pencari besar di dunia ini seperti Yandex, Bing, Baidu, dan raksasa Google. Sebenarnya Anda hanya perlu fokus pada Google saja sih. Tapi tidak ada salahnya untuk memverifikasikan semuanya.

Baca : Cara daftar Google Webmaster.

Cara verifikasinya juga cukup mudah. Klik pada link yang ada di bawah masing-masing kolom ( lihat gambar ) dan ikuti instruksinya. Anda akan diarahkan untuk membuat akun ( jika belum punya ) atau login.

2. Langkah 2 : Search Appearance

2.1. General

Masuk ke menu kedua Yoast, yakni Search Appearance. Seperti namanya, pengaturan-pengaturan yang ada disini berhubungan dengan tampilan isi blog Anda di mesin pencarian Google.

Ada 6 sub-menu diantaranya General, Content types, Media, Taxonomies, Archives, Breadcrumbs dan RSS. Sub-menu yang pertama adalah General, seperti gambar di bawah ini.

Yoast site separator
Title separator
Pengaturan site title dan description
SEO title & description

Title separator adalah pemisah antara judul artikel dan nama blog Anda pada tampilan mesin pencari. Misalnya seperti ini : Cara Membuat Blog Menggunakan WordPress – Ngetik.id.

SEO Title dan Meta description adalah identitas blog Anda yang di baca Google. Tuliskan serangkaian kalimat yang mewakili blog Anda, seperti contoh gambar di atas adalah judul dan deskripsi blog Ngetik.id.

Knowledge Graph & Schema.org sama juga dengan meta data pemilik blog yaitu Anda, yang nanti akan tampil hasilnya di Google’s Knowledge Graph. Pilihannya adalah Personal atau Company.

2.2. Content Types

Masuk sub-menu bagian kedua yakni Content types. Di bagian ini Anda bisa mengatur seperti apa tampilan judul dan deskripsi artikel-artikel blog Anda ketika muncul di halaman mesin pencari Google.

Seperti tampak pada gambar di bawah ini, pengaturan dasar yang saya lakukan untuk tipe konten post dan page adalah sama.

Yoast post types settings
Posts setting
Yoast page types settings
Pages setting

Show Posts in search result, merupakan pilihan untuk menampilkan / menyembunyikan artikel blog Anda di mesin pencari.

Date in snippet Preview, artinya menampilkan tanggal penerbitan artikel Anda di mesin pencari ( muncul di samping deskripsi artikel ).

Yoast meta box adalah kotak indikator di dalam post / page editor untuk mempermudah Anda mengoptimasi artikel dari sisi On Page.

SEO title hanya saya isi “title” agar otomatis mengambil judul artikel yang di buat. Di bagian belakang sebenarnya ada “site title”, tapi saya hapus.

Meta description saya kosongkan, karena di setiap artikel saya selalu menulis meta description manual di Yoast meta box, dengan menyisipkan kata kunci di dalamnya.

Nah, kegunaan pengaturan content types ini bisa Anda jumpai di SEO metabox di dalam setiap post / page yang Anda buat, seperti di bawah ini adalah pengaturan meta title & description :

Pengaturan di Yoast meta box
Pengaturan Yoast SEO meta box

2.3. Media

Masuk di sub-menu ketiga cara setting Yoast SEO yang cukup sederhana, yakni pengaturan terhadap gambar di blog Anda. Defaultnya saat Anda upload gambar, maka sistem WordPress otomatis membuat halaman baru yang dikenal sebagai “attachment URL”.

Halaman ini kosong & ngga ada fungsinya. Jadi Yoast menyarankan di pengaturan Anda pilih Yes, yang artinya bahwa semua attachment URL otomatis di redirect ke media / gambar itu sendiri.

Yoast media attachment setting
Media attachment url

Kalau Anda pilih No maka semua attachment URL bisa di akses dan akan terindeks di mesin pencari Google. Dan itu bukan pertanda bagus, karena attachment URL adalah halaman miskin konten.

Baca : Tips optimasi gambar di WordPress.

2.4. Taxonomies

Pada sub-menu selanjutnya, Anda akan melakukan pengaturan seputar kategori dan tag. Kalau saya memilih untuk tidak mengizinkan Googlebot mengindeks kategori dan tag.

Kenapa begitu ? Karena yang saya optimasi adalah masing-masing artikelnya, dan semua artikelnya berbeda. Jadi tugas kategori dan tag hanya untuk mengelompokkan artikel saja.

Beda cerita jika blog Anda adalah blog berita. Misalnya Anda mengulas berita tentang klub bola Juventus, yang pastinya berita tentang Juventus ngga hanya satu, tapi banyak yang sejenis.

Nah di sini lah kategori akan berperan. Kalau Anda mengoptimasi artikel yang membahas Juventus, tidak semua artikel Anda bisa masuk halaman pertama. Google tetap memilih satu yang paling relevan.

Oleh karena itu, sebaiknya yang di optimasi adalah kategori “Juventus” yang mewakili semua artikel yang membahas tentang klub bola Juventus. Dengan begitu hasilnya lebih relevan.

Pengaturan kategori artikel di mesin pencari
Pengaturan kategori
Pengaturan tag artikel di mesin pencari
Pengaturan tag

Untuk kategori, tag dan post format saya berlakukan pengaturan yang sama. Semua saya set No dan semua kolom tersedia saya kosongkan. Pada gambar di bawah ada bagian Category URLs, saya pilih remove.

Kalau di keep maka tampilan URL Anda jadi domain.com/category/blog. Kalau di remove maka Url nya menjadi lebih sederhana, yaitu domain.com/blog. Ini masalah selera aja sih.

Pengaturan post format di mesin pencari
Pengaturan post format & category prefix

2.5. Archives

Kalau blog Anda hanya memiliki 1 Author saja, maka Author archive adalah sama dengan Homepage blog Anda. Jadi Yoast menyarankan untuk di disabled saja agar tidak terjadi duplikat konten. Date Archive Setting juga saya set disabled.

Pengaturan halaman arsip
Pengaturan halaman arsip

2.6. Breadcrumbs

Pada gambar di bawah fitur Breadcrumbs sengaja saya aktifkan, karena tema GeneratePress yang saya pakai di blog Ngetik.id ngga memiliki fitur Breadcrumbs di dalamnya.

Pengaturan breadcrumbs di WordPress
Pengaturan breadcrumbs

Breadcrumbs selain berguna sebagai alat bantu navigasi yang memungkinkan pembaca memahami lokasi mereka saat ini dalam blog Anda, juga memiliki nilai baik untuk keperluan SEO.

Anda juga bisa mengubah URL blog Anda di mesin pencari dengan fitur di bawah ini. Default URL yang tampil misalnya domain.com/cara-membuat-blog, kalau Anda memilih “Category” maka URL menjadi domain.com/blog ( sesuai kategori tempat artikel tersebut berada ).

Pengaturan tampilan URL di mesin pencari
Pengaturan tampilan URL
Contoh tampilan URL di mesin pencari
Tampilan URL di mesin pencari

Jadi kalau tema Anda belum memiliki fitur Breadcrumbs, saran saya sih aktifkan aja fitur ini. Cara menggunakannya tinggal klik aja link yang ada di bawahnya, akan mengarah ke artikel panduan Yoast.

2.7. RSS

Masuk ke sub-menu terakhir dari menu Yoast Search Appearance, yakni RSS feed. Kebetulan saya tidak memanfaatkan fitur ini, jadi saya biarkan apa adanya seperti tampilan gambar di bawah ini.

Pengaturan RSS Yoast SEO
Pengaturan RSS

3. Langkah 3 : Search Console

Kali ini masuk menu ketiga cara setting Yoast SEO dan di integrasikan dengan Google Search Console. Perlu Anda ketahui bahwa Google Search Console memiliki segudang fitur untuk blog Anda.

Dengan fitur Yoast seperti pada gambar di bawah ini, Anda bisa meng-integrasikan profil blog Anda di Search Console dengan plugin Yoast di dalam blog Anda.

Caranya cukup mudah, tinggal masuk ke tab settings dan klik Reauthenticate with Google, ikuti saja prosesnya hingga selesai.

Integrasi Yoast dengan Webmaster
Integrasi dengan Search Console

4. Langkah 4 : Social

4.1. Accounts

Jika pada profil Search Appearance Anda memilih “Personal Info” sebagai representasi blog Anda, maka fitur ini sudah ngga terpakai lagi. Jadi Anda bisa melengkapi info akun media sosial di profil Anda. Masuk ke menu Users >> Your Profile pada dashboard blog Anda.

Integrasi Yoast dengan media sosial
Integrasi media sosial

4.2. Facebook

Pengaturan sub-menu Facebook diperlukan untuk mengatur tampilan artikel-artikel blog Anda saat di share ke Facebook. Beberapa diantaranya seperti pada gambar di bawah ini.

Pengaturan ID aplikasi
Facebook app ID

Facebook App ID adalah sederetan kode yang berasal dari aplikasi yang sudah dibuat sebelumnya di https://developers.facebook.com. Anda bisa membuatnya gratis.

Pengaturan untuk Facebook
Facebook settings

Image URL ( Frontpage settings ) untuk menentukan gambar statis halaman depan blog Anda ketika di share ke Facebook dan medsos lainnya.

Title untuk menentukan judul statis halaman depan blog Anda ketika di share ke Facebook dan media sosial lainnya. Saran saya samakan saja dengan meta title blog Anda.

Description untuk menentukan deskripsi statis halaman depan blog Anda ketika di share ke Facebook dan media sosial lainnya. Saran saya samakan saja dengan meta description blog Anda.

Image URL ( Default settings ) untuk menentukan gambar statis yang selalu dimunculkan sebagai thumbnail jika ada postingan / halaman blog Anda yang tidak memiliki featured image.

4.3. Twitter

Pengaturan sub-menu Twitter juga berguna untuk mengatur tampilan thumbnail artikel Anda ketika di share / di post ke Twitter. Silahkan set seperti gambar di bawah ini.

Cara setting yoast seo : Integrasi dengan Twitter
Pengaturan Twitter

4.4. Pinterest

Kalau Anda tidak menggunakan Pinterest maka boleh melewatkan bagian ini. Tapi kalau Anda menggunakannya, tidak ada ruginya meng-integrasikan media sosial tersebut dengan blog WordPress Anda.

Caranya ? Klik aja link yang tampak seperti pada gambar di bawah ini. Anda akan dibawa ke halaman Pinterest dan tinggal ikuti saja prosesnya. Copy meta tag ke field yang tersedia.

Integrasi Yoast dengan Pinterest
Integrasi dengan Pinterest

4.5. Google+

Sejak tanggal 2 April 2019 layanan Google+ milik Google resmi ditutup. Jadi pada Yoast versi terbaru menu ini sudah ngga ada lagi ya.

5. Langkah 5 : Tools

Ini adalah menu tools yang disediakan oleh Yoast. Diantaranya Anda bisa melakukan export-import pengaturan plugin, file editor, dan bulk editor ( pengaturan sekaligus beberapa file ).

5.1. Import & Export

Di bagian ini Anda bisa melakukan import pengaturan Yoast SEO dari blog lain untuk diterapkan ke blog Anda. Dan sebaliknya Anda juga bisa export pengaturan Anda untuk digunakan di blog lain.

Bahkan Anda juga bisa import pengaturan dari plugin SEO selain Yoast ( misal All In One SEO Pack ) untuk disesuaikan dan diterapkan pada blog Anda. Cukup praktis bukan ?

Fitur import & export pengaturan Yoast
Fitur import & export

5.2. File Editor

Pada sub-menu file editor ada fitur untuk membuat Robots.txt dan juga file .Htaccess. Kedua file ini punya peranan yang cukup penting untuk SEO dan performa blog Anda.

Kegunaan Robots.txt adalah untuk memberitahu Googlebot halaman-halaman mana saja yang diizinkan untuk di crawl dan ditampilkan di hasil pencarian Google.

Anda bisa mengikuti panduan pengaturan Robots.txt dari Yoast atau bisa melihat gambar di bawah ini. Semua blog saya memiliki pengaturan Robots.txt yang sama.

Cara setting yoast seo : Pengaturan Robots.txt
Pengaturan Robots.txt

Beralih ke file berikutnya yaitu .Htaccess. Htaccess merupakan file text sederhana berformat ASCII yang bisa digunakan untuk merubah beberapa konfigurasi untuk mengarahkan pada web server Apache.

Banyak hal yang bisa dilakukan oleh Htaccess, diantaranya :

  • Membuat halaman error seperti “404 Wrong Page”
  • Mencegah Hotlinking dan bandwidth leeching
  • Mencegah akses terhadap file .htaccess dan wp config
  • Redirect access menuju ke halaman tertentu

Dan masih banyak lagi kegunaannya. Anda bisa membaca artikel-artikel yang membahas Htacess lebih lengkap di internet. Defaultnya pengaturan .Htaccess adalah seperti gambar di bawah ini.

Cara setting yoast seo : Pengaturan .htaccess
Pengaturan Htaccess

5.3. Bulk Editor

Seujujurnya saya belum pernah menggunakan fitur ini, jadi kurang begitu paham apa fungsinya. Sekilas melihat gambar di bawah ini, sepertinya ini fitur untuk mengganti judul beberapa postingan sekaligus ( bulk editing ).

Cara setting yoast seo : Bulk editor
Bulk editor

6. Premium

Menu berikutnya dari cara setting Yoast SEO yaitu akses Premium. Kebetulan saya belum pernah pakai versi premiumnya, karena versi gratisnya sudah lebih dari cukup fungsinya.

Anda bisa lihat pada gambar di bawah ini, fitur tambahan apa saja yang akan Anda dapatkan kalau menggunakan Yoast SEO Premium. Kalau di rasa belum butuh, yaudah ngga usah beli.

Yoast premium version
Yoast Premium

7. Courses

Menu terakhir ini adalah yang terbaru dari Yoast. Isinya berupa sekumpulan materi pelatihan seputar Blog dan SEO. Anda bisa mengaksesnya dengan status Free Trial.

Saya sendiri belum pernah mencoba menggunakan menu ini sih, jadi belum bisa berkomentar tentang isi materi pelatihannya.

Cara setting yoast seo : Pelatihan online
Pelatihan Yoast

Penutup

Alhamdulillah, akhirnya selesai juga cara install plugin Yoast beserta pengaturannya yang cukup panjang ini. Sengaja saya tulis terpisah, karena memang pembahasannya cukup kompleks.

Plugin ini berperan banyak terhadap optimasi blog. Optimasi mesin pencari memang mencakup banyak hal, dan dengan cara setting Yoast SEO akan membantu memaksimalkan struktur On Page blog Anda.

Review Artikel Ini

Kualitas isi & gaya bahasa artikel :

Isi Form Feedback

Berikan alasan Anda memberikan review rendah

Komentar Pembaca . . .

  1. Terimakasih banya, Artikelnya cukup bermanfaat mas
    Tadinya saya agak bingung menggunakan Yeast Seo terbaru karena banyak sekali mengalami perubahan yang signifikan sehingga seolah saya jadi gagap gitu dengan tampilan barunya.

    Tapi saya masih bingung mas, kira kira mengapa page saya sulit sekali terindeks, padahal di blog yang sebelumnya saya bikin tdaik butuh waktu lama langsung terindeks oleh google dengan kata kunci tertentu

    • Hi mas Dedy,

      Yoast terbaru ga jauh beda kok dengan yang di artikel ini. Beda di Appearance aja.

      Utk page yang sulit terindeks, apakah web sdh terhubung dengan Webmaster ? Apakah sudah submit URL ke Webmaster ?

  2. Mas kenapa ya meta desc honepage munculnya malah tulisan di artikel?

    • Sudah di setting di bagian Search Appearance ?

      Kalau meta desc artikel memang dinamis, kadang diambil dari sebagian isi artikel. Kalau utk homepage sejauh saya tau statis sesuai yg sudah kita set sebelumnya.

      • sudah saya setting mas, malahan sudah saya otak atik sana sini namun tidak berhasil…apakah karena tema yg saya gunakan? soalnya saya pantau yang pakai tema ini pada hilang juga meta desc pada homepage di serp

        • Nah, kalau terjadi pada banyak user, ya berarti struktur theme nya mungkin sudah ada tag meta desc utk homepage agar di set otomatis mengambil dari artikel acak.

          • Sementara ini kurang tau mas / mba, belum pernah alami soalnya. Memangnya pakai theme apa ? Coba aja tes ganti theme lain dulu, cek setelah beberapa hari apakah meta desc nya berubah lagi atau ngga.

        • Yoast cuma mengatur meta title & desc. Kalau tagline ya tergantung pengaturan theme web nya.

          • Itu dia masalah nya…di web lain gunakan tema yg sama muncul

          • Memang tagline diharapkan muncul dimana ? Saya kurang paham.

    • Saya sudah pake YOAST premium …. Setiap saya buat posting artikel kenapa selalu muncul peringatan bahwa 0 text … Padahal tulisan dah panjang lebar …. Mohon pencerahannya

      • Berarti ada sesuatu yg salah, dan saya kurang tau pak, karena blm pernah alami & tdk pakai yg Premium.

        Kalau Premium ada supportnya kan ? Coba ditanyakan langsung saja ke pihak Yoast nya.

    • Silahkan belajar lagi tentang SEO mas. Fungsinya Yoast bukan masuk halaman satu.

  3. Mantap Gan, Saya menghabiskan 30 menit lebih di halaman ini, alasannya Saya baru mulai di WP dan setingan Yoast membingungkan.

    Terima kasih bermanfaat sekali

    • Alhamdulillah. Terima kasih sudah berkenan mampir ya. Sukses selalu.

    • Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan untuk mampir & membaca. Sukses selalu ya.

  4. Thanks in advance for penjelasan lengkapnya mas Alief, sempat bingung kemarin karena ngesetnya asal-asalan, dan sekarang udah diperbaiki semuanya.
    .
    Saya baru main WordPress mas, semoga bisa lebih faham lagi kedepannya.
    Sukses selalu buat mas Alief yaa..

    • Alhamdulillah, thanks mas Wiki sudah mampir. Sukses selalu utk blognya ya.

          • Iya mas hehehe.
            .
            Btw mau lanjut nanya nih mas, saya kan pake generatepress juga, tapi ctedit link nya saya ganti.
            .
            Kira-kira di kemudian hari ada dampaknya gak mas ya ?

          • Credit link itu yg di Footer kan ? Ngga ada masalah mas, bukannya memang disediakan fitur untuk mengganti ( versi Pro ) ?

  5. Iya mas, yang di Footer.
    .
    Ooh begitu ya mas, iya sih ada fiturnya, makanya aku ganti. Aku fikir ada efeknya, ya semacam peneguran gitu lah dari pihak penyedia tema.

  6. mantap gan, rada bingung dengan menu yang baru ini,, akhir nya udah paham

Yakin Ngga Mau Diskusi ?