Setup Email Domain ke Gmail

Kalau Anda seorang Blogger, maka email adalah salah satu entitas penting untuk berkomunikasi, baik dengan client atau Blogger lain. Kali ini saya akan berbagi cara integrasi email domain ke Gmail pribadi Anda.

Email custom dengan menggunakan domain blog lazim digunakan agar tampak profesional. Misalnya saja, nama saya Rizki Alief Irfany, dan sudah 2 tahun ini saya aktif menggunakan email [email protected].

Keren ngga ? Keren lah ya, hahaha.

Masalahnya, email dengan domain tersebut secara default harus dibuka di Webmail, yakni aplikasi khusus untuk mengakses email tersebut, seperti Roundcube, Horde, Squirrel Mail, atau Thunderbird.

Padahal sehari-hari saya yakin Anda lebih akrab dan aktif dengan tampilan Gmail, baik di laptop atau hp. Jadi saya berikan solusi Anda tetap bisa menggunakan email custom domain di dalam Gmail.

Jadinya seperti ini :

Memilih pengiriman dari Gmail atau email domain
Memilih email pengirim

Enak kan ? Bisa switch email pengirim sesuka Anda. Selain itu, semua email yang masuk ke email domain Anda juga bisa dibuat otomatis masuk ke Gmail. Pokoknya sama aja seperti pakai Gmail biasa. Caranya ?

Integrasi Email Domain ke Gmail

1. Membuat Email Domain di Cpanel

Sebelum mengintegrasikan keduanya, emailnya harus dibuat dulu. Kalau Anda sudah membuat emailnya, lewati bagian ini. Kalau belum, maka baca dan praktekkan yes. Insya Allah gampang banget.

Silahkan login ke cPanel >> Lalu klik icon Email Accounts.

Menu email accounts di cPanel
Email Accounts

Anda akan masuk ke halaman baru. Klik Create.

Membuat email domain baru
Membuat email baru

Silahkan lengkapi form yang tersedia seperti gambar di bawah ini. Pilih domain blog Anda, beri nama emailnya, masukkan password, pilih opsi penyimpanan unlimited, dan beri ceklis pada “send a welcome email with instructions to set up a mail client”.

Mengisi data-data email domain
Mengisi nama email domain baru
Melengkapi data email domain baru
Melengkapi data email

2. Membuka Email di Roundcube

Jika sudah, Anda akan di bawa kembali ke halaman email. Seharusnya email yang baru Anda buat sudah muncul. Selanjutnya klik Check Mail.

Anda akan masuk ke aplikasi Rouncube. Periksa bagian inbox. Seharusnya Anda menerima email berisi “Mail Client Manual Settings” untuk blog yang sudah menggunakan SSL dan belum, seperti gambar di bawah ini :

Pengaturan manual email domain
Pengaturan untuk domain SSL
Pengaturan mail client untuk domain non SSL
Pengaturan untuk domain non SSL

Baca : Cara setting plugin keamanan Wordfence.

3. Konfigurasi Manual Mail Client

Sampai disini biarkan halaman Rouncube terbuka. Selanjutnya silahkan login ke Gmail utama Anda yang ingin di integrasikan dengan email domain. Lalu masuk ke Settings >> Tab Accounts and Import.

3.1. Menambahkan Email Pengirim

Langkah selanjutnya adalah menambahkan email domain Anda sebagai pengirim. Silahkan klik Add Another Email Address seperti di bawah ini :

Menambahkan email pengirim ke Gmail
Menambahkan email pengirim

Akan muncul halaman pop up baru. Isi bagian “Name” dengan nama pribadi atau nama bisnis Anda. Isi “Email Address” dengan email domain yang baru Anda buat. Beri ceklis pada “Treat as an alias”. Klik Next Step.

Memasukkan data email baru
Integrasi email domain ke Gmail

Masukkan SMTP server untuk outgoing server. Anda bisa lihat di welcome email berisi Mail Client Manual Settings yang ada di inbox Roundcube tadi. Sesuaikan port, password, dan pilih “Secure Connection Using SSL”.

Jika sudah, klik Add Account.

Pengaturan SMTP server email domain
Pengaturan outgoing server

Muncul halaman pop up terakhir yang berisi langkah verifikasi. Kembali ke inbox Roundcube, dalam beberapa menit Anda akan mendapat email berisi angka untuk verifikasi. Masukkan ke dalam kolom yang tersedia.

Verifikasi kepemilikan email baru
Verifikasi email

Prosesnya selesai. Pop up akan hilang, dan seharusnya email domain Anda sudah tampil di pengaturan Gmail. Anda bisa make default agar setiap mengirim email otomatis menggunakan email custom.

Pengaturan integrasi email domain ke Gmail
Pengaturan default email

3.2. Mengalihkan Inbox ke Gmail

Email pengirim sudah diatur. Langkah integrasi berikutnya adalah mengalihkan semua email yang masuk ke inbox di Roundcube agar masuk ke Gmail Anda. Jadi ngga perlu buka-buka Roundcube lagi.

Masih di pengaturan Gmail bagian Accounts and Import, di bagian “Check mail from other accounts” silahkan klik Add a mail account.

Mengalihkan iinboc email domain ke Gmail
Menambahkan email

Akan tampil halaman pop up. Isi email custom Anda dan klik Next.

ALamat email domain yang baru dibuat
Memasukkan alamat email

Klik Next lagi di bagian ini.

Memindahkan inbox Roundcube ke Gmail
Import inbox email domain ke Gmail

Silahkan isi datanya seperti gambar di bawah ini. POP Server bisa Anda lihat pada incoming server di welcome email berisi “Mail Client Manual Settings” yang ada di inbox Roundcube tadi.

Beri ceklis pada “Always use SSL” dan “Label incoming message”. Jadi semua email yang di kirim ke email domain dan masuk ke inbox Gmail Anda akan memiliki label “Webmail”. Anda boleh ganti labelnya.

Jika sudah klik Add Account.

Pengaturan incoming server email domain
Pengaturan incoming server

Halaman pop up akan hilang. Dan seharusnya email custom Anda sudah muncul 2 kali seperti pada gambar di bawah ini.

Integrasi email domain ke Gmail berhasil
Integrasi berhasil

Sampai disini sudah selesai prosesnya. Anda bisa coba mengirim email dari email domain ke email Anda yang lain, dan mencoba sebaliknya, untuk memastikan fungsi pengirim dan penerima bekerja dengan normal.

Semua email yang dikirim dari & ditujukan ke email domain Anda akan tersimpan di Gmail. Di Rouncube akan tetap kosong, sehingga sama sekali ngga membebani kapasitas penyimpanan hosting Anda.

Penutup

Email domain ini memiliki 2 kelemahan. Yang pertama, ada delay 2-3 menit ketika Anda mengirim email, jadi ngga langsung masuk. Kedua, kadangkala email Anda masuk di spam pada inbox penerima kalau baru pertama kali menerima email dari Anda.

Tapi bagi saya ga ada masalah. Delay ngga begitu lama. Dan soal spam, saya merasakan ngga terlalu sering, hanya kadang-kadang saja. Dan kalau sudah kenal dengan penerima email tujuan, biasanya saya juga bilang “kalau ngga ada di inbox cek di spam ya”.

Jadi gimana menurut Anda tentang cara integrasi email domain ke Gmail ini, apakah sudah memberikan solusi yang tepat untuk Anda pribadi ?

Review Artikel Ini

Kualitas isi & gaya bahasa artikel :

Isi Form Feedback

Berikan alasan Anda memberikan review rendah

Ini Komentar Mereka . . .

Yakin Ngga Mau Komen ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.